Dampak Penggunaan Gadget Pada Remaja

 Dampak Penggunaan Gadget Pada Remaja

Tabel 2.4 Rancangan Penelitian Sederhana 

Guru Pembimbing : Bapak Harry Syahputra Gultom S.Pd, M.Pd

Oleh Kelompok 7 

  • Aliyah Putri Septiani
  • Dafinah Ghaisani 
  • Eklesia Sitompul 
  • Mikhaila Putri Salim  
  • Remon Natanael Sembiring 
  • Yabes Rafael Nababan 

Gadget adalah perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti komunikasi, hiburan, produktivitas, dan lain-lain. Contoh gadget meliputi smartphone, tablet, laptop, smartwatch, dan lain-lain. Gadget biasanya memiliki fitur yang canggih dan dapat dihubungkan dengan internet, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai informasi dan layanan secara online.

Alasan Memilih Topik : 

Alasan kami memilih topik "Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" seperti smartphone dan tablet karena menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, membuat dampaknya patut dipelajari.

Menurut jurnal : (Irma Suryani Siregar : 2019)

Menyebut gadget sebagai alat teknologi yang “tidak bisa dipisahkan, semua kalangan merasa senang bahkan candu dalam menggunakan gadget” jika tanpa pendampingan, dan menjelaskan dampak terhadap sosial, konsentrasi, perilaku emosional. 


Alasan kami memilih topik "Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" adalah karena gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari remaja. Mereka menggunakan gadget untuk berkomunikasi, belajar, dan hiburan. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak penggunaan gadget terhadap remaja, baik positif maupun negatif.

Menurut jurnal : ( Junierissa Marpaung,  2018 )

Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Salah satu contoh fasilitas canggih saat ini adalah gadget. Di awal kemunculannya, gadget hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Kini gadget bukan lagi sekedar alat berkomunikasi, tetapi gadget juga merupakan alat untuk mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar dan video. Sekarang manusia berlomba-lomba untuk memiliki gadget karena gadget bukan hanya merupakan alat berkomunikasi, namun juga bagi masyarakat pada umumnya gadget sekaligus sebagai lifestyle (gaya hidup), tren, dan prestise (dalam Kogoya, 2015).

Kemajuan teknologi memberikan dampak positif yang besar bagi para penggunanya dengan adanya gadget manusia dapat dengan sangat mudah mencari informasi yang mereka butuhkan juga dapat mempermudah dalam hal pekerjaan dengan adanya aplikasi-aplikasi yang canggih di dalam gadget seperti; internet, sms, jejaring sosial, game, dan lain-lain. Meningkatnya penggunaan gadget di Indonesia dikarenakan banyaknya gadget yang dijual dengan harga yang relatif murah yang sudah berbasis android ataupun ios. Namun, semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi terdapat dampak negatif dalam penggunaan gadget bila digunakan dengan cara yang salah ataupun berlebihan khususnya bagi anak-anak (dalam Simamora, 2016).


Alasan kami memilih topik"Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" karena banyak nya anak-anak remaja yang kecanduan bermain gadget sementara orang tua tidak mengambil peranan di dalamnya.

Menurut jurnal : ( Dias Amalia Haryanto : 4 juli 2024)

Orang tua memiliki kendali penuh terhadap penggunaan gadget oleh anak-anaknya. Mereka dapat menetapkan aturan yang jelas terkait waktu dan jenis konten yang boleh diakses oleh anak melalui gadget. Ini termasuk membatasi waktu layar dan mengatur waktu yang lebih banyak untuk aktivitas di luar ruangan atau bermain dengan mainan konvensional.Karena pada saat itu perkembangan anatomi otak anak 95% dari otak orang dewasa. Tetapi jika ingin memberikan dibawah usia 6 tahun, itu hanya untuk sekedar mengenalkan bentuk, warna, atau suara yang dihasilkan, hal ini digunakan untuk merangsang kemampuan visual dan pendengaran anak.Orang tua perlu membuka saluran komunikasi yang baik dengan anak-anaknya. Dengan begitu, anak akan merasa nyaman untuk berbicara kepada orang tua mengenai pengalaman dan perasaannya terkait penggunaan gadget. Komunikasi yang terbuka akan membantu orang tua memahami alasan di balik kecanduan gadget anak dan menemukan solusi yang tepat. Orang tua perlu secara aktif memantau aktivitas anak di gadget. Ini termasuk memeriksa aplikasi yang diunduh anak, memeriksa seberapa sering anak menggunakan gadget, dan memastikan bahwa anak menggunakan gadget sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Orang tua dapat membantu anak mengalihkan minatnya dari gadget dengan mendorong partisipasi dalam aktivitas alternatif yang bermanfaat, seperti olahraga, seni, atau bermain dengan mainan tradisional. Aktivitas ini tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan pada gadget tetapi juga mendukung perkembangan anak secara keseluruhan. Orang tua perlu memberikan pemahaman kepada anak tentang penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab. Mereka perlu menjelaskan risiko dan bahaya yang terkait dengan kecanduan gadget serta pentingnya menjaga keseimbangan antara waktu menggunakan gadget dan aktivitas lainnya.Dengan peran yang tepat dan konsisten dari orang tua, kecanduan gadget pada anak usia dini dapat diatasi dengan efektif. Orang tua memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk kebiasaan dan perilaku anak-anak mereka, oleh karena itu, keterlibatan orang tuasangatlah penting dalam mengarahkan anak menuju penggunaan gadget yang sehat dan seimbang.( Dias Amalia Haryanto, 2024 )


Alasan kami memilih topik "Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" karena zaman sekarang banyak kalangan remaja yang sudah kecanduan menggunakan gadget hingga lupa waktu.

Menurut Jurnal: ( Julia Novita Putri : Agustus 2024)

Indonesia menjadi negara kecanduan gadget nomor satu di dunia dengan menghabiskan waktu paling lama untuk melihat gadget. Data ini diambil dari Data.ai yang berjudul State of Mobile 2023, diketahui bahwa orang Indonesia rata-rata menghabiskan 5,7 jam per hari untuk bermain gadget pada tahun 2022. Jumlah waktu tersebut meningkat dari tahun 2021, yang sebelumnya yaitu 5,4 jam per hari (Data.ai, 2023). Hasil survei terhadap anak-anak dari 34 provinsi di Indonesia menunjukkan bahwa lebih dari 19% remaja di Indonesia mengalami kecanduan gadget. Lebih spesifik, 19,3% remaja dan 14,4% dewasa muda teridentifikasi sebagai individu yang kecanduan. Ada 2.933 remaja yang mengalami peningkatan waktu online dari 7,27 jam menjadi 11,6 jam per hari, mengalami kenaikan sebesar 59,7% (Kristana, 2021).


Alasan kami memilih topik "Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" adalah karena perkembangan teknologi di era sekarang membuat anak remaja bergantung pada gadget. Walau gadget punya banyak manfaat, pemakaian yang berlebihan bisa menimbulkan dampak negatif, seperti berkurangnya interaksi sosial dan menurunnya produktivitas.

Menurut jurnal : (Siti Rahmi Jalilah 2022)

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Sehingga di era saat ini gadget tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan orang dewasa melainkan juga oleh kalangan anak-anak. Maraknya penggunaan gadget pada anak dapat menghambat proses perkembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perilaku pada anak sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terjadinya ketergantungan dan kecanduan yang mengakibatkan kemalasan terhadap anak dalam beraktivitas, terganggunya kesehatan dari segi fisik, dan konsentrasi belajar semakin berkurang.


Alasan kami memilih topik "Dampak Penggunaan Gadget pada Remaja" yaitu karena gagdet memiliki peranan yang bisa bersifat positif atau malah bersifat negatif.

Menurut jurnal : ( Siti Rahmi Jalilah : 2022 )

Gadget ini adalah alat teknologi yang mempunyai sebuah dampak positif maupun negatif. Akan tetapi, jika diteliti lebih dalam maka faktor yang paling dominan lebih ke arah dampak negatif yang sangat berpengaruh tinggi terhadap perkembangan anak. Sehingga anak seringkali berasumsi bahwa gadget adalah kawan yang selalu ada untuk menemani rutinitasnya sehari-hari. Oleh sebab itu, penggunaan gadget yang berlebihan akan membuat anak merasa introvert dan bahkan ia menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang wajib dilakukan. Pada saat ini, banyak sekali seorang anak yang hanya terfokus kepada gadget, sampai melupakan tugas mereka seperti belajar dan sosialisasi dengan lingkungan (Al-Ayouby, 2017). Sejalan dengan sebuah data, dimana Negara Indonesia adalah negara yang cukup tinggi terkait minat dengan sebuah gadget.

Masalah ini amat sangat menghawatirkan, masa seorang anak sangat identik dengan sifatnya yang masih dikatakan belum stabil dan masih tinggi akan rasa ingin tahu mengenai sesuatu hal. Dampaknya akan terjadi peningkatan terhadap perilaku konsumtif. Dampak lainnya akan berpengaruh terhadap perkembangan anak seperti gangguan kesehatan, dan aplikasi-aplikasi lain yang dapat menyebabkan kemalasan untuk belajar. Berangkat dari kasus diatas maka peneliti sangat tertatik untuk meneliti dan meninjau lebih dalam terkait dengan dampak gadget terhadap anak. Harapannya melalui kajian ini peneliti dapat memberikan gambaran yang jelas terkait dampak negatif dari penggunaan gadget.( Siti Rahmi Jalilah )


Responden :

Kelas X 

-Ajie Fahrezi Siregar (X-1)

-Mutya Hafizah (X-1)

-Aryand Baihaqqi Siregar (X-3)

-Nindy Arrisya (X-3)

-Cintya Goretti Silalahi (X-5)

-Fabio Raymano Munthe (X-5)

-Nailah Nur Rafi'ah (X-6)

-Alya Verra (X-10)

-Muhammad Thariq (X-11)


Kelas XI

-Rania Balqis (XI-4)


Daftar Pertanyaan :

1. Apa saja dampak yang paling signifikan dari penggunaan gadget sehari-hari bagi remaja seperti Anda?

2. Mengapa Anda berpikir bahwa gagdet memiliki peran besar dalam memengaruhi kehidupan remaja saat ini?

3. Kapan sebaiknya orang tua mulai membatasi atau mengawasi penggunaan gadget pada remaja, dan bagaimana Anda menyikapi hal tersebut?

4. Di mana saja Anda paling sering menggunakan gadget dan merasa lupa waktu?

5. Bagaimana Anda menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas lain, dan siapa saja yang Anda pikir bertanggung jawab dalam memastikan penggunaan gadget yang positif?


Instrumen yang digunakan : Wawancara 


Hasil Penelitian 

1. Apa saja dampak yang paling signifikan dari penggunaan gadget sehari-hari bagi remaja seperti Anda?

Setelah kami teliti, penggunaan gadget sehari-hari bagi remaja memiliki dampak yang signifikan. Banyak dari mereka yang merasakan manfaatnya, seperti kemampuan belajar dan mencari informasi dengan mudah, serta hiburan. Namun, di sisi lain, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan, kurang tidur, dan kurangnya interaksi sosial. Banyak juga yang mengalami penurunan prestasi akademik, masalah kesehatan mental, dan kerusakan pada mata. Selain itu, gadget dapat membuat mereka lupa waktu, tidak fokus, dan kurang melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan dalam penggunaan gadget agar dampak negatifnya dapat diminimalkan.


2. Mengapa Anda berpikir bahwa gagdet memiliki peran besar dalam memengaruhi kehidupan remaja saat ini?

Berdasarkan jawaban dari responden, sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa gagdet memiliki peran besar dalam memengaruhi kehidupan remaja saat ini karena beberapa alasan. Pertama, gagdet memudahkan akses informasi dan pembelajaran, sehingga menjadi sarana belajar yang efektif. Kedua, gagdet memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan mudah dan berinteraksi dengan orang lain, baik teman maupun keluarga, meskipun jaraknya jauh. Ketiga, gagdet menyediakan hiburan dan media sosial yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku remaja. Namun, perlu diingat bahwa dampak gagdet juga dapat negatif jika digunakan secara berlebihan atau tidak bijak, sehingga perlu ada kesadaran dan kontrol dalam penggunaannya.


3. Kapan sebaiknya orang tua mulai membatasi atau mengawasi penggunaan gadget pada remaja, dan bagaimana Anda menyikapi hal tersebut?

Dari hasil wawancara yang kami lakukan, responden berpendapat bahwa orang tua sebaiknya mulai membatasi atau mengawasi penggunaan gadget pada remaja sejak dini, yaitu sejak remaja mulai menggunakan gadget secara intensif atau bahkan sebelum mereka memiliki gadget sendiri. Hal ini bertujuan untuk mencegah kecanduan dan dampak negatif lainnya. Mayoritas responden menyikapi hal ini dengan positif dan memahami bahwa orang tua ingin melindungi mereka dari dampak negatif penggunaan gadget. Mereka juga menyadari bahwa pengawasan orang tua diperlukan untuk membantu mereka menggunakan gadget dengan bijak dan bertanggung jawab. Beberapa responden menyarankan bahwa pengawasan orang tua harus dilakukan secara seimbang, yaitu dengan memperhatikan privasi anak dan memberikan kebebasan yang sesuai dengan usia mereka.


4. Di mana saja Anda paling sering menggunakan gadget dan merasa lupa waktu?

Dalam aktivitas sehari-hari, beberapa responden paling sering menggunakan gadget dan merasa lupa waktu ketika di rumah, terutama ketika akhir pekan. Beberapa juga menggunakan gadget di sekolah, tempat les, atau saat bepergian. Aktivitas yang sering dilakukan adalah bermain media sosial, bermain game online atau mengakses informasi pembelajaran. Mayoritas responden mengakui bahwa mereka sering lupa waktu saat menggunakan gadget, terutama jika tidak ada pengawasan atau batasan waktu yang jelas.


5. Bagaimana Anda menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas lain, dan siapa saja yang Anda pikir bertanggung jawab dalam memastikan penggunaan gadget yang positif?

Cara yang dilakukan responden untuk menyeimbangkan penggunaan gadget dengan aktivitas lain adalah dengan mengatur waktu penggunaan gadget, melakukan kegiatan lain seperti olahraga, membaca buku, atau berinteraksi dengan orang lain, serta menggunakan gadget untuk tujuan yang positif seperti pembelajaran. Mereka juga menyadari bahwa diri sendiri dan orang tua memiliki peran penting dalam memastikan penggunaan gadget yang positif. Orang tua dapat membantu dengan mengawasi dan membimbing penggunaan gadget, serta membuat peraturan yang jelas. Namun, remaja juga harus diajarkan untuk menggunakan gadget dengan bijak dan bertanggung jawab, serta mengontrol diri sendiri untuk tidak terlalu tergantung pada gadget. Dengan demikian, penggunaan gadget dapat menjadi lebih seimbang dan positif.


Kesimpulan 

Penggunaan gadget pada remaja memiliki dampak yang signifikan, baik positif maupun negatif. Manfaat gadget seperti kemampuan belajar dan mencari informasi dengan mudah, serta hiburan, dapat meningkatkan kualitas hidup remaja. Gadget juga memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan mudah dan berinteraksi dengan orang lain, baik teman maupun keluarga, meskipun jaraknya jauh.

Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan, kurang tidur, dan kurangnya interaksi sosial, yang dapat berdampak negatif pada prestasi akademik, kesehatan mental, dan kualitas hidup remaja. Banyak remaja yang mengalami penurunan prestasi akademik, masalah kesehatan mental, dan kerusakan pada mata akibat penggunaan gadget yang berlebihan.

Untuk meminimalkan dampak negatif, perlu ada keseimbangan dalam penggunaan gadget. Orang tua dan pendidik harus memainkan peran aktif dalam mengawasi dan membimbing remaja dalam menggunakan gadget, serta membuat peraturan yang jelas. Remaja juga harus diajarkan untuk menggunakan gadget dengan bijak dan bertanggung jawab, serta mengontrol diri sendiri untuk tidak terlalu tergantung pada gadget.

Pengawasan orang tua harus dilakukan secara seimbang, yaitu dengan memperhatikan privasi anak dan memberikan kebebasan yang sesuai dengan usia mereka. Remaja juga harus diajarkan untuk mengatur waktu penggunaan gadget, melakukan kegiatan lain seperti olahraga, membaca buku, atau berinteraksi dengan orang lain, serta menggunakan gadget untuk tujuan yang positif seperti pembelajaran.

Dengan demikian, penggunaan gadget dapat menjadi lebih seimbang dan positif, sehingga remaja dapat memanfaatkan manfaat gadget tanpa harus mengalami dampak negatif yang signifikan. Remaja yang dapat menggunakan gadget dengan bijak dan bertanggung jawab akan memiliki kemampuan untuk mengelola waktu dan kegiatan mereka dengan lebih efektif, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.


Daftar Pustaka 

https://sg.docworkspace.com/d/sILOBvKf3AeP1uccG?sa=601.1074

https://share.google/l9moqwvLzvbEGsWTz

https://share.google/KYVaYwhGOdZ2MazQI

https://share.google/CxXWGVlweIW7n75Tj

https://edukatif.org/edukatif/article/download/1716/pdf

https://share.google/OmVCKx2CQd030paNN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artikel Yabes Rafael Nababan

ASAL MUASAL DANAU TOBA